9 Cara Membuat Interior Rumah Tampak Alami

Foto: hustopia.com

Link: https://hustopia.com/rattan-furniture-living-room/

Desain interior rumah tidak hanya bicara tentang ruangan dan benda-benda yang mengisinya tapi lebih dari itu mengedepankan pengalaman manusia yang tinggal di dalamnya serta mencakup pertimbangan kebutuhan fisik dan mental penghuninya. 

Pendekatan desain yang melibatkan unsur alam atau yang disebut juga konsep desain biofilia semakin hari semakin banyak digemari. Dilansir dari Archdaily.com, biofilia adalah gagasan bahwa manusia memiliki kecenderungan bawaan untuk mencari hubungan dirinya dengan alam. Ahli biologi Amerika, Edward O.Wilson dalam bukunya “Biophilia” (1984) mengemukakan bahwa kecenderungan manusia berafiliasi dengan alam memiliki dasar genetik. 

Ketika interior mengadopsi konsep biofilia, ruangan diharapkan dapat mengurangi stres manusia di dalamnya, serta meningkatkan fungsi kognitif, dan kreativitas yang pada intinya menciptakan kesejahteraan yang lebih baik.


Pendekatan biofilia dalam desain digunakan dengan menghadirkan karakteristik alam ke dalam ruangan seperti melalui air, tanaman hijau, cahaya alami, serta elemen kayu dan batu. 

1) Dinding dari Batu Alam

Foto: decoist.com

Link: https://www.decoist.com/stone-walls-modern-interiors/who-says-stone-walls-do-not-look-that-great-in-modern-office-spaces

Adanya unsur batu alam di dinding memberikan kesan ruangan yang terasa lebih adem. Batu alam juga menambah tekstur yang berbeda pada interior dan bisa dihadirkan di beberapa bagian dalam sisi rumah. Pilihlah batu alam yang memang kuat, tahan lama dan minim perawatan. 

2) Tekstur Gelombang di Dinding

Foto: home-designing.com

Link: http://www.home-designing.com/2016/06/the-natural-side-of-neutral-color-palettes-5-inspiring-homes

Tidak hanya batu alam, untuk membuat tekstur di dinding pada interior rumah yang alami, bisa mengaplikasikan tekstur gelombang. Berikan warna putih atau krem seolah seperti garis-garis pasir di pantai. 

3) Kolam Ikan dan Air Terjun di dalam Rumah

Foto: ultimatehomeideas.com

https://www.ultimatehomeideas.com/interior-design-ideas/50-indoor-water-features-for-your-home/ 

Punya kolam ikan dengan air mancur atau air terjun di rumah pasti rasanya sangat menenangkan. Mendengarkan bunyi gemercik air bisa bikin rileks! Tapi, kalau nggak punya itu semua, kamu juga bisa coba pelihara ikan di akuarium.

4) Lantai, Furnitur atau Dinding Kayu

Foto: hustopia.com

Link: https://hustopia.com/rattan-furniture-living-room/

Elemen kayu bisa dibilang menjadi unsur utama yang mencirikan interior rumah yang alami. Kayu bisa diaplikasikan pada salah satu bagian yang cukup dominan dalam rumah, seperti lantai, furnitur, atau dinding. 

5) Perpaduan Warna Natural dan Netral


Foto: home-designing.com

Link: http://www.home-designing.com/2016/06/the-natural-side-of-neutral-color-palettes-5-inspiring-homes


Interior rumah yang alami biasanya memadukan warna-warna netral seperti cokelat, abu-abu, putih, hitam, serta sentuhan warna alam seperti hijau dari hutan atau biru yang mewakili warna langit dan lautan. Pastikan paduannya cukup selaras agar nyaman dipandang dan terlihat adanya keseimbangan warna di dalam ruangan. 

6) Indoor Garden


Foto: homedesignlover.com

Link: https://homedesignlover.com/interior-design/indoor-garden-designs/

Indoor garden bisa jadi pilihan untuk rumah dengan luas area halaman yang terbatas. Kamu tetap bisa punya taman walau berada di dalam rumah. Usahakan tanamanmu tetap mendapatkan cahaya matahari agar dapat hidup dengan baik. Jika kamu tidak ingin air hujan nantinya mengotori lantai di sekitar taman, kamu bisa berikan pembatas berbahan material kaca.

7) Terrarium


Foto: popularmechanics.com

Link: https://www.popularmechanics.com/home/lawn-garden/how-to/a9093/build-a-terrarium-in-6-steps-15574536/#

Tidak punya area lebih juga di dalam rumah tapi ingin menambahkan unsur tanaman? Coba pakai terrarium. Wadah kacanya yang cantik ditambah batuan dan pasir serta tanah yang menopang tanamannya membuat ruangan mendapat sentuhan alami sekaligus berseni. Kaktus menjadi salah satu tanaman yang cukup umum dipilih karena ia tidak terlalu repot untuk tumbuh di tempat yang kurang cahaya atau pun sedikit lembab.


8) Material Rotan

Foto: mymove.com

Link: https://www.mymove.com/home-inspiration/decoration-design-ideas/rattan-furniture/


Selain kayu, yang tidak kalah populer sebagai material furnitur untuk interior rumah yang alami adalah rotan. Kursi rotan menjadi furnitur yang menarik untuk melengkapi sofa di ruang keluarga. Selain kursi, rotan juga diterapkan dalam desain lainnya seperti keranjang, storage, bingkai cermin hingga penutup lampu.


9) Ventilasi


Foto: decoist.com

Link: https://www.decoist.com/2012-12-18/living-rooms-ideas-with-skylights/living-area-with-natural-ventilation-galore-thanks-to-the-skylights

Hal paling penting yang harus diperhatikan dalam menghadirkan interior rumah yang alami adalah adanya pertukaran udara yang baik di dalam ruang. Banyak bukaan dan jendela di rumah tidak hanya menjaga sirkulasi udara tapi juga membawa sinar matahari masuk ke dalam rumah. Rumah yang terjaga kualitas udaranya akan membantu menjaga kesehatan penghuni di dalamnya. 


Yuk, ciptakan interior rumah yang alami di rumah kita! Supaya stres nggak tinggi dan jadi makin betah di rumah. Sebagian besar konsep interior rumah di Daisan sudah menerapkan hunian alami dengan berbagai kelebihan. Silahkan cek pada halaman produk kami untuk melihat secara virtual konsep interior hunian kami.